04 Apr

Domain .Id sudah bisa dinikmati masyarakat indonesia

Penggunaan domain ‘anything.id’ untuk publik telah disetujui oleh Forum Nama Domain Indonesia. Dengan demikian, masyarakat Indonesia akan dapat menggunakan domain ‘.id’, semisal menggunakan nama domain pandi.id, garuda.id, atau yang lainnya.

‘Anything.id’ sendiri adalah sebutan populer untuk penggunaan Domain Tingkat Tinggi (DTT) ‘.id’ tanpa harus diturunkan terlebih dahulu menjadi Domain Tingkat Dua (DTD).

Selama ini publik hanya bisa menggunakan domain ‘.id’ dalam bentuk DTD. Ada sebelas DTD yang saat ini tersedia untuk digunakan yaitu co.id, biz.id, web.id, my.id, or.id, sch.id, ac.id, desa.id, net.id, go.id, dan mil id.

“Domain generasi baru ini sudah lama diidamkan oleh masyarakat Indonesia. Kami sangat mendukung permintaan publik,” kata Andi Budimansyah selaku Ketua Umum Pengelola Nama Domain Indonesia (PANDI), seperti dikutip dari laman Pandi, Kamis (19/12/2013) di Jakarta.

Ia pun menyatakan sangat senang dengan disetujuinya penggunaan domain baru tersebut oleh Forum Nama Domain Indonesia. Tahapan peluncurannya sendiri akan dimulai pada 20 Januari 2014 dengan penerapan Periode Sunrise.

“Periode Sunrise adalah tahapan privilege untuk pemegang merek yang terdaftar di Kementerian Hukum dan HAM. Tahapan ini akan berlangsung selama tiga bulan,” ujar Andi.

Periode Sunrise akan disusul dengan Periode Grandfather selama dua bulan. Pada periode ini, privilege diberikan pada pemegang nama domain ‘.id eksisting’. “Misalnya, pemilik domain kursi.co.id, bisa mendaftarkan nama domain kursi.id,” tambah Andi.

Setelah Periode Grandfather selesai, selanjutnya dilakukan Periode Landrush selama dua bulan di mana semua orang dapat mengajukan nama domain yang diinginkan – apabila memenuhi syarat.

Pada 17 Agustus 2014, domain ‘anything.id’ sudah dapat didaftarkan dengan cara menggunakan prinsip pendaftar pertama atau first come first serve.

“PANDI dan Forum Nama Domain Indonesia sepakat menjadikan domain ‘anything.id’ sebagai hadiah ulang tahun Republik Indonesia ke-69,” tambah Andi lagi.

Andi menegaskan, domain ini merupakan domain premium. Maka dari itu, biaya langganannya lebih mahal dari DTD yang ada sekarang yaitu Rp 500.000,- per tahun (belum termasuk PPN). “Di negara lain, biaya DTT biasanya memang lebih mahal dari biaya DTD,”

 

SUNRISE

  1. Periode Sunrise berlangsung sejak 20 Januari 2014 s/d 17 April 2014, pukul 16.00 .
  2. Periode Sunrise hanya dapat diikuti oleh perusahaan pemegang merek yang terdaftar pada Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia.
  3. Domain anything.id yang didaftarkan pada Periode Sunrise harus sama persis dengan nama yang tercantum pada Sertifikat Merek.
  4. Untuk mengikuti Periode Sunrise, Aplikan harus memenuhi persyaratan yang ditentukan, membayar Biaya Administrasi dan Biaya Akuisisi.
  5. Pada saat periode Sunrise berakhir dan domain anything.id yang didaftarkan hanya diajukan oleh satu Aplikan, maka Nama Domain berhak digunakan oleh Aplikan tersebut.
  6. Apabila dalam Periode Sunrise, domain anything.id yang didaftarkan diajukan oleh lebih dari satu Aplikan, maka Aplikan yang berhak menggunakan Nama Domain adalah Aplikan dengan Biaya Akuisisi tertinggi.
  7. Aplikan yang sudah ditetapkan mendapatkan hak penggunaan nama domain dapat mendaftarkan nama domainnya kepada salah satu Registrar.
  8. Biaya Akuisisi yang dibayarkan oleh Aplikan yang tidak mendapat hak penggunaan domain anything.id akan dikembalikan.
  9. Biaya Administrasi yang dibayarkan oleh Aplikan yang tidak mendapat hak penggunaan domain anything.id tidak dikembalikan.

Aturan teknis pelaksanaan dan mekanisme Periode Sunrise:

  1. Aplikan melakukan registrasi dan aplikasi domain anything.id
  2. Aplikan mengisi data identitas, berupa profil usaha (untuk Aplikan korporasi) dan/atau data profil dirinya (untuk Aplikan Personal) dan mengunggah dokumen terkait identitas yang disyaratkan.
  3. Nama Aplikan yang didaftarkan, harus sama dengan data identitas yang disertakan.
  4. Kami akan melakukan verifikasi data Aplikan.
  5. Aplikan mendaftarkan nama domain yang diinginkan dan harus sama dengan nama pada sertifikat merek , serta mengunggah sertifikat merek yang dimaksud.
  6. Aplikan yang bukan merupakan kandidat Registran dan/atau bukan pengguna akhir domain anything.id dan/atau bukan pemegang hak merek, wajib mencantumkan data detail kandidat Registran yang diwakilinya tersebut dengan melampirkan surat kuasa/penunjukan untuk melakukan pengurusan nama domain yang diinginkan.
  7. Aplikan melakukan pembayaran Biaya Administrasi sebesar Rp. 550.000 (termasuk PPN), dan Biaya Akuisisi Minimal sebesar Rp. 5.500.000 (termasuk PPN).
  8. Aplikan mencantumkan nomor referensi, nama domain dan user name yang diperoleh dari sistem pendaftaran.
  9. Aplikan wajib mengirimkan/upload dokumen bukti setor/pembayaran.
  10. Kami akan melakukan evaluasi dan verifikasi terhadap data domain maupun data pembayaran atas permohonan yang didaftarkan.
  11. Hanya pendaftaran domain yang sudah diverifikasi yang dianggap sah yang dapat mengikuti tahapan Sunrise ini.
  12. Kami berhak menolak suatu pendaftaran apabila terjadi kelalaian Aplikan dalam mengirimkan/upload informasi identitas, dokumen pelengkap serta bukti pembayaran.
  13. Semua domain anything.id yang didaftarkan beserta identitas Aplikan yang sah, akan ditampilkan pada website yang ditentukan.
  14. Kami akan memberikan persetujuan atas permohonan Aplikan di akhir masa Sunrise apabila tidak ada Aplikan lain yang melakukan registrasi atas suatu domain yang sama dan Aplikan memenuhi semua ketentuan yang disyaratkan.
  15. Dalam hal terjadi pendaftaran ganda (multi registration) atas suatu domain anything.id, Kami akan melakukan lelang.
  16. Kami akan mengirimkan notifikasi melalui email kepada Aplikan yang mendaftarkan domain yang sama.
  17. Tata cara dan ketentuan lelang dalam periode Sunrise:
  1. Kami menetapkan bahwa lelang terbuka berlangsung secara bersamaan pada masa Sunrise.
  2. Selama proses lelang berlangsung, Aplikan wajib untuk memantau posisi harga terbaru di antara peserta lelang dengan menggunakan login yang diberikan.
  3. Selama proses lelang berlangsung, Aplikan dimungkinkan untuk menaikkan nilai Biaya Akuisisinya dengan kelipatan minimal Rp.  550.000 (termasuk PPN),-
  4. Pada Akhir masa Sunrise, Kami akan mengirimkan notifikasi kepada pemenang lelang.
  5. Pemenang lelang ditentukan berdasarkan penawaran Biaya Akusisi tertinggi pada akhir masa lelang yang ditentukan.
  6. Kami memberikan waktu kepada pemenang lelang paling lambat 3 (tiga) hari kerja untuk membayarkan selisih Biaya Akuisi Minimal dengan harga akhir lelang.
  7. Pemenang lelang yang tidak melakukan pembayaran pada batas waktu yang ditentukan, akan diumumkan di situs PANDI tanpa disebutkan besaran Biaya Akuisisinya dan peserta dengan Biaya Akuisisi tertinggi berikutnya akan ditetapkan sebagai pemenang lelang.
  8. Biaya Akuisisi yang sudah dibayarkan oleh pemenang lelang yang tidak melakukan pelunasan sisa pembayaran tidak akan dikembalikan.
  9. PANDI akan mengembalikan Biaya Akuisisi  kepada peserta lelang yang tidak  mendapatkan hak penggunaan nama domain.

 

BIAYA

Periode

Biaya Administrasi

Biaya Akuisisi Minimal

Biaya Maintenance / tahun

Sunrise

Rp. 500.000,-

Rp. 5.000.000,-

Rp. 500.000,-

Grand Father

Rp. 250.000,-

Rp. 2.500.000,-

Rp. 500.000,-

Land Rush

Rp. 100,000,-

Rp. 1.000,000,-

Rp. 500.000,-

General Availability

Rp. 0,-

Rp. 0,-

Rp. 500.000,-

– Seluruh biaya yang tercantum diatas belum termasuk ppn 10%

sumber : pandi.or.id